Aning! Tante yang Bunuh Keponakan di Boltim ‘Gegara’ Perhiasan, Divonis Hukuman Mati!!

Gorontalo Seru – Arnita Mamonto alias Aning (19), warga Desa Paret, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu.

Vonis tersebut dijatuhkan dalam sidang yang digelar pada Jumat (22/11/2024), menyusul tindakan pembunuhan berencana yang dilakukan Pelaku terhadap ponakannya sendiri, TAM (9), pada awal tahun 2024, lalu.

(foto: Screenshot video akun tiktok @_helloghost1_) Tersangka Arnita Mamonto, saat mengikuti sidang putusan di PN Kotamobagu (22/11/24)

Ketua Majelis Hakim dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sesuai dengan dakwaan primer yang diaju

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana mati. Tok! Tok! Tok!” demikian bunyi putusan yang tertuang dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP). (22/11/24)

Baca Berita Sebelumnya di sini

Kasus pembunuhan ini terjadi pada 18 Januari 2024, ketika Aning dengan sadis menggorok leher TAM yang tidak lain keponakannya sendiri menggunakan pisau hingga kepala korban terpisah dari tubuhnya.

Peristiwa mengerikan itu bermula dari niat Aning untuk mengambil perhiasan milik korban yang berupa kalung, gelang, dan cincin emas.

Menurut keterangan Kapolres Boltim AKBP Sugeng Setyo Budhi saat itu, Aning melakukan aksinya di rumah nenek korban di Kecamatan Tutuyan, 18 Januari 2024 lalu.

Share this news

Related Posts

BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil: “Itu Kan Buat Orang Mampu!”

Zen Seru! Baru-baru ini, harga BBM nonsubsidi naik. Pak Menteri Bahlil pun buka suara soal hal ini. Kebijakan tersebut menyasar beberapa jenis bahan bakar. Contohnya adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan…

Share this news

‎Yasin Dilo Ungkap 3 Celah yang Bikin Bantuan Sosial Sering Salah Sasaran!‎‎

Zen Seru! Pernah nggak sih, kamu ngerasa bantuan sosial kadang nggak tepat sasaran? Nah, isu ini lagi dapat sorotan dari anggota DPD RI, Yasin Usman Dilo. Ia menilai, sistem bansos…

Share this news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *