Zen Seru! Alumni SPENDU Angkatan 1998 kembali berkumpul. Bukan sekadar buka puasa bareng, reuni ini berubah jadi sesi nostalgia, cerita pengalaman sampai obrolan serius soal rencana Reuni Akbar yang bakal jadi ajang ngumpul lintas generasi.
Di Babojav, Bone Bolango, para alumni berbagi tawa, cerita lama, dan candaan khas masa sekolah kembali menghidupkan memori yang sempat tertinggal puluhan tahun lalu.
Momentum bukber itu semakin spesial dengan hadirnya Ketua Umum PB IKA SPENDU, dr. Irawan Huntoyungo, bersama Sekretaris Umum Rahmat Hunawa. Kehadiran dua figur sentral organisasi alumni ini memberi energi baru bagi kebersamaan yang sudah terbangun sejak lama.
Obrolan pun ngalir dari nostalgia masa sekolah, kisah guru favorit, cerita bolos legendaris, sampai momen lucu di kelas. Tapi di balik gelak tawa itu, ada diskusi yang cukup serius: bagaimana memperkuat jaringan alumni dan mempersiapkan agenda besar organisasi ke depan.

Ketua Umum PB IKA SPENDU, dr. Irawan Huntoyungo, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini punya makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar agenda tahunan.
Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan rasa kekeluargaan di antara para alumni.
“Buka puasa bersama di bulan suci Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini momentum mempererat kerja sama dan solidaritas antar-alumni. Kebersamaan seperti ini juga menjadi energi positif untuk mendukung berbagai program yang dijalankan oleh PB IKA SPENDU,” ujar Irawan.
Tak hanya bukber, rangkaian kegiatan malam itu juga diisi dengan salat tarawih berjamaah, sekaligus membahas menuju agenda besar berikutnya: Reuni Akbar.
”Harapannya, seluruh alumni SPENDU dari berbagai generasi bisa ikut terlibat aktif dalam menyukseskan agenda tersebut,” lanjut Irawan.





