Restoran Nakal Potong Pajak Pelanggan, Tapi Duitnya Diduga Nggak Sampai ke Kas Daerah!‎

Zen Seru! Dunia kuliner di Kota Gorontalo lagi disorot, nih! Pasalnya, sejumlah restoran diduga memungut pajak dari pelanggan, tapi malah nggak disetorkan ke kas daerah.

Komisi II DPRD Kota Gorontalo pun langsung pasang sikap tegas dan minta pelaku usaha yang bandel segera ditindak.

‎Isu ini mencuat dalam Rapat Kerja Komisi II DPRD Kota Gorontalo yang membahas evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026, Selasa (10/02/26).

Ketua Komisi II DPRD Kota Gorontalo, Herman Haluti, mengungkap adanya indikasi beberapa rumah makan dan restoran sudah memotong pajak lewat transaksi pembayaran konsumen.

‎”Tapi, pajak yang seharusnya jadi pemasukan daerah itu diduga tidak dilaporkan dan tidak disetorkan sesuai aturan,” ungkap Herman.

Menurutnya, praktik seperti ini jelas merugikan daerah dan tidak bisa dibiarkan.

‎”Olehnya, kami minta agar pihak terkait segera melaporkan dan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran,” tegasnya.

‎DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum demi memastikan seluruh wajib pajak patuh aturan.

Langkah ini dianggap penting supaya penerimaan daerah tetap stabil dan pembangunan daerah bisa terus berjalan.

Share this news

Related Posts

‎Dugaan Skandal Mafia Obat Terendus: Didiskon 80%, Ditagih di Kas Rumah Sakit 100%

Zen Seru! Dugaan praktik “mafia obat” akhirnya terendus Pemda Kota Gorontalo. Dua rumah sakit daerah (RSUD) diduga sudah melakukan praktik ini sejak lama, rapi, dan sistematis.‎‎Informasi ini diungkap Walikota Adhan…

Share this news

‎Bersama Pemda dan BPBD, BAZNAS Kota Gorontalo Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Huangobotu

Zen Seru! Belum lama ini, Di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, dua rumah warga hangus dilalap api. Kejadiannya lagi-lagi diduga karena korsleting listrik. ‎‎ Yes, listrik. Hal yang tiap hari kita…

Share this news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *