Zen Seru! Pemda Kota Gorontalo gelar silaturahmi dan bukber bareng anak-anak panti asuhan, pelaku UMKM, dan masyarakat umum, di halaman rumah jabatan (Rujab) Walikota, Jumat (20/2/2026).
Acara ini sekaligus jadi syukuran satu tahun duet kepemimpinan Adhan Dambea dan Indra Gobel, dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, staf ahli, para camat, sampai Kepala Kementerian Agama Kota Gorontalo.
Dalam sambutannya, Walikota Adhan Dambea bilang, kalo bukber ini bukan cuma event tahunan biar kelihatan aktif. Lebih dari itu, ini simbol kepedulian dan penguatan semangat, khususnya buat anak-anak yatim piatu dan warga yang butuh support.
“Walaupun hanya sebatas makanan berbuka puasa di bulan Ramadan,” ucap Adhan.
Pesannya clear: jangan lihat nominalnya, tapi lihat kepeduliannya.
Momentum Ramadan ini dijadikan trigger buat warga yang punya rezeki lebih agar ikut berbagi.
BACA JUGA: Walikota Dianugerahi Gelar ‘Bapak UMKM’, Pedagang Keluhkan Biaya Retribusi Pasar
FYI, dalam satu tahun kepemimpinan, Pemkot Gorontalo sukses mengamankan 22 penghargaan dari berbagai lembaga, baik pemerintah maupun non-pemerintah.
Dan plot twist-nya, tahu nggak!? Proses penerimaan semua penghargaan itu dilakukan oleh Wakil Walikota Indra Gobel. Walikota Adhan memilih menghindari spotlight.
Buat dia, penghargaan itu bukan target utamanya. Yang lebih penting baginya adalah impact-nya terasa langsung di masyarakat.
“Penghargaan akan lebih bermakna apabila efeknya bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
“Saya tidak akan mungkin bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dan dukungan dari seluruh masyarakat,” sambung Adhan.
Statement ini relatable banget, Zen Seru! Pesannya jelas: pembangunan itu kerja kolektif, bukan one man show.





