Zen Seru! Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, ngajak HMI dan KAHMI buat ambil peran lebih strategis dalam mendampingi UMKM lokal, terutama soal modal usaha dan daya saing produk.
Ajakan ini disampaikan langsung saat acara Halal Bi Halal HMI–KAHMI sekaligus Milad ke-79 HMI Cabang Gorontalo, yang digelar di Foodcourt Limboto, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Sofyan, perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah di Kabupaten Gorontalo lagi on track alias menunjukkan tren positif.
Dan biar pelaku usaha makin naik level dan bisa bersaing di pasar yang makin ketat, kata Sofyan, dibutuhkan pendampingan berkelanjutan.
“UMKM itu bukan cuma butuh konsep, tapi juga aksi nyata. Pendampingan langsung soal permodalan dan kualitas produk itu penting banget, dan di sinilah peran HMI dibutuhkan,” ujar Sofyan.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Gorontalo Jadi Sorotan Dalam Forum FKP RKPD
Saat ini, jumlah dan kualitas produk UMKM terus bertambah. Karena itu, Pemda Kab. Gorontalo mendorong kolaborasi semua pihak, termasuk HMI dan KAHMI, demi memperkuat ekosistem UMKM.
Bupati juga berharap, di usia ke-79 ini, HMI nggak cuma rayakan ulang tahun, tapi juga bisa menghadirkan kontribusi nyata lewat program pendampingan usaha yang lebih luas dan terarah.
Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah bahkan sudah menginstruksikan 12 OPD buat jalan bareng dalam program pendampingan UMKM terpadu demi memperkuat ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, Presidium KAHMI Gorontalo, Dahlan Usman, menegaskan kalau penguatan UMKM memang jadi fokus utama mereka tahun ini.
Baca Juga: Diduga Rem Blong, Mobil Pengangkut Ice Cream Terjang Rumah Warga
“Di usia ke-79, HMI dan KAHMI siap bantu pemerintah daerah untuk dorong pertumbuhan dan penguatan UMKM,”* tegas Dahlan.
Intinya, kolaborasi antara anak muda, alumni, dan pemerintah jadi kunci buat bikin UMKM Gorontalo makin berkembang dan siap bersaing.





