Zen Seru! Malam takbiran di Kota Gorontalo bakal kembali pecah, gaaiss! Setelah sempat redup beberapa tahun terakhir, tradisi Pawai Takbir Akbar siap dihidupkan lagi oleh Walikota, Adhan Dambea.
Instruksi pak Wali jelas, setiap kelurahan diminta menurunkan minimal satu kendaraan untuk ikut konvoi takbir keliling kota. Targetnya bukan sekadar ramai, tapi menghidupkan kembali vibe religius sekaligus budaya yang dulu jadi ciri khas malam Idul Fitri.
Rencana ini berkembang dalam rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) program pemerintahan dan pembangunan yang digelar bersama jajaran OPD serta unsur pemerintahan daerah, Selasa (10/03/26).
Bagi Walikota, ini adalah momentum untuk menghidupkan kembali identitas sosial masyarakat yang dulu selalu memadati jalanan saat malam Idul Fitri.
BACA JUGA: Komisi I Hadang Ambisi Ketua – ketua Fraksi Minta Jatah Media
Kalau merujuk memori terdahulu, malam takbiran di kota Gorontalo identik dengan iring-iringan kendaraan hias, gema takbir dari pengeras suara, hingga pawai obor yang bergerak bersama melewati jalan-jalan utama kota.
Atmosfer religius bercampur euforia masyarakat menciptakan perayaan yang terasa hidup, bukan hanya di masjid, tapi juga di ruang publik. Pemerintah ingin mengembalikan energi itu.
Gimana Gengs, Sudah siap meramaikan Pawai Takbiran?





