Zen Seru! DPRD Kota Gorontalo baru-baru ini ngasih usulan buat pajaki perusahaan penyedia layanan internet (WIFI) yang selama ini melenggang bebas tanpa beban pajak.
Usulan ini disuarakan ketua Komisi II DPRD, Herman Haluti, saat rapat evaluasi Pendapatan Daerah 2026, kemarin.
Herman menilai, banyak pengusaha penyedia layanan internet yang belum tersentuh pajak daerah, padahal mereka memanfaatkan fasilitas publik buat operasional jaringan.
“Mereka bebas pasang kabel internet sana sini, bikin wajah kota semerawut, mengganggu pemandangan, tapi tidak ada kontribusi untuk daerah,” jelas Herman.
BACA JUGA: DPRD Kota Gorontalo Usul, Penunggak Pajak Dipublish ke Publik
Nggak tanggung-tanggung, aturan ini rencananya bakal menyasar seluruh perusahaan, baik lokal maupun nasional.
“Olehnya, dalam putusan rapat, kami meminta pemerintah daerah membuat skema regulasi yang akan menjadi landasan pemungutan pajak terhadap pengusaha penyedia layanan internet, baik nasional maupun lokal,” kata Herman.
Menurutnya, semua penyedia layanan internet yang menggunakan fasilitas publik wajib punya kontribusi pajak ke daerah. Bahkan, operator besar seperti Telkom CS juga masuk dalam daftar yang bakal terdampak kalau aturan ini resmi diterapkan.
“Ya, termasuk. Semua provider,” ucap Herman menjawab apakah Telkom CS masuk dalam target usulan ini.
BACA JUGA: Jelang Ramadhan, 1.550 Warga Gorontalo Dapat ‘Paket Ramadhan’ dari BAZNAS
“Masyarakat membayar layanan mereka, sementara mereka menggunakan fasilitas publik secara gratis,” lanjutnya.
Disinggung soal potensi harga paket internet yang bakal naik, Herman menilai mayoritas pengguna wifi berasal dari kalangan masyarakat menengah ke atas, sehingga hal ini menurutnya tidak masalah.
“Toh, hasil pajak nantinya bakal dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk kegiatan pembangunan daerah, bukan untuk kepentingan pemerintah,” ujarnya.
Berdasarkan data pemerintah daerah, saat ini ada 19 unit usaha penyedia langganan internet, baik nasional maupun lokal, yang beroperasi di Kota Gorontalo.
DPRD melihat sektor ini punya peluang besar jadi sumber pendapatan baru daerah, asal diatur lewat regulasi yang jelas.
Siap-siap aja paket internet bakal naik, yaa gaiiss… hihihi….





