RUPS BSG Kelar, Tapi Drama Panas Walikota dan Gubernur Masih Berlanjut!

Zen Seru! Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulut-Go (BSG) akhirnya beres. Kota Gorontalo sukses menarik dana penyertaan modal sebesar Rp35 miliar.

Tapi bukannya adem, situasi masih terasa panas gara-gara kritik pedas Walikota Gorontalo, Adhan Dambea, ke Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

Secara finansial, Pemda Kota Gorontalo udah “move on” dari BSG setelah dana  Rp35 miliar mereka berhasil ditarik. 

Dan Pemda Kota seyogyanya udah nggak punya kepentingan lagi soal apa yang terjadi di tubuh BSG, termasuk soal kursi Komisaris dan Direksi di bank daerah tersebut.

BACA JUGA: Laba Naik Drastis, BSG Kocok Ulang Kursi Komisaris, Direksi Wajah-wajah Baru

Namun, sebagai warga Gorontalo, Adhan Dambea merasa tetap harus bersuara keras terkait penunjukan Rania Ririn Ismail sebagai komisaris di BSG.

Adhan menilai, langkah Gubernur Gusnar Ismail menempatkan anak mantunya sebagai Komisaris BSG adalah sebuah keputusan yang salah.

Menurut Adhan, ada dua masalah besar dalam keputusan itu. Pertama, dianggap terlalu mendorong kepentingan keluarga. Kedua, sosok yang dipilih disebut bukan berasal dari Gorontalo.

“Padahal, pada RUPS sebelumnya sudah sempat kita dorong agar jajaran Direksi dan Komisaris diisi oleh figur asli Gorontalo,” katanya.

BACA JUGA: ‎Target Lonjakan PAD, Pajak Kuliner dan Hiburan di Kota Gorontalo Bakal Diawasi Ketat!

Nggak berhenti di kritik, Adhan juga melihat ada peluang untuk menggugat keputusan tersebut secara hukum. Ia bahkan meminta tim hukum YAPHARA bersiap menempuh jalur hukum untuk melawan dugaan praktik nepotisme.

‎Isu ini pun langsung jadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Gorontalo.

Banyak yang menunggu, apakah polemik ini bakal berujung di meja hukum atau cuma jadi drama politik sesaat. ***

(Be Continued)


Source: Rgol.id

Folow & Simak Podcast Kami di Spotify

Share this news

Related Posts

‎Tersisa 4 Tahun, Apakah Ambisi Besar Pemda Kota Gorontalo Bersama Bappenas Bakal Tercapai?

OPINI | ZEN SERU, Coba bayangin. Tahun 2030 tinggal hitungan beberapa tahun lagi. Sementara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, ada satu target besar yang lagi dikejar bersama: menciptakan pembangunan yang…

Share this news

‎Volume Sampah Kota Gorontalo Meningkat, Wawali Indra Malah Bilang Begini!‎‎

ZEN SERU, Kalo ngomongin SDGs atau Sustainable Development Goals, banyak orang langsung mikir, “Wah, ini pasti bahasan pejabat dan akademisi yang ribet.” Tapi, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel punya…

Share this news