Pembukaan, Gubernur Gusnar Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik PENAS KTNA XVII di Gorontalo

‎ZEN SERU! Gorontalo lagi jadi pusat perhatian nasional! Sebanyak 13 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia tumplek blek di Gorontalo untuk mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 yang resmi dibuka di GOR David-Toni, Limboto, Sabtu (20/6/2026).‎‎

Di tengah gegap gempita pembukaan, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh peserta yang rela menempuh perjalanan panjang demi hadir dalam ajang terbesar bagi petani dan nelayan Indonesia tersebut.‎‎

“Saya mengucapkan apresiasi dan rasa bangga atas kehadiran bapak ibu peserta sebanyak 13.000 orang di Gorontalo dalam rangka perhelatan PENAS KTNA XVII Tahun 2026,” ujar Gusnar Ismail dalam sambutannya.‎‎

Kepada Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, Gusnar melaporkan daerah dengan jumlah peserta terbanyak berdasarkan data registrasi peserta yang diterima Pemerintah Provinsi Gorontalo.‎‎

“Kami laporkan, pak Wapres, peserta terbanyak datang dari Sulawesi Utara dengan jumlah mencapai 1.574 orang,” ungkap Gusnar Ismail.

‎‎”Disusul Sulawesi Tengah sebanyak 901 orang, bahkan masih ada sekitar 115 peserta yang sedang berjuang mendapatkan tiket menuju Gorontalo. Gusnar. Sementara dari Kalimantan Timur tercatat sebanyak 589 peserta,” lanjutnya.‎‎

Namun lebih dari sekadar angka, kata Gusnar, PENAS KTNA kali ini menjadi simbol kuat semangat para petani dan nelayan dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.

‎‎”Spirit petani dan nelayan harus terus dipertahankan untuk melanjutkan swasembada pangan dan mewujudkan ketahanan pangan nasional,” tegas Gusnar.‎‎

Sebagai tuan rumah, Gusnar juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama kegiatan berlangsung. ‎‎Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak sehingga pelaksanaan PENAS KTNA di Gorontalo berlangsung sukses.‎‎

“Termasuk dukungan Kementerian Perhubungan yang menyediakan 14 penerbangan extra flight ke Gorontalo hanya untuk kegiatan hari ini,” pungkasnya.‎‎

Selain itu, ia juga mengapresiasi kisah perjuangan sejumlah kontingen yang rela menempuh perjalanan ekstrim dan jauh demi hadir di PENAS KTNA XVII di Gorontalo hari ini.

‎‎”Peserta dari Papua Pegunungan, pak Wapres, mereka mengalami perjalanan yang tak terduga. Mereka terbang dari Jayapura menuju Manado. Namun karena cuaca buruk di Sulawesi Utara, pesawat yang mereka tumpangi justru mendarat di Gorontalo,” jelasnya.‎‎

“Ini namanya musibah membawa berkah,” tambah Gusnar, disambut riuh tepuk tangan ribuan peserta.‎‎

Perjalanan panjang, tantangan transportasi, hingga cuaca buruk tidak menyurutkan langkah para petani dan nelayan dari seluruh penjuru Nusantara ke Gorontalo.‎‎

Bagi Gusnar, PENAS KTNA XVII 2026 bukan sekadar ajang pertemuan nasional, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat menjaga pangan Indonesia mampu menyatukan ribuan orang dari Sabang sampai Merauke.

Share this news

Related Posts

Gak Pake Libur! SPBU Luhu Sekarang Buka 24 Jam Selama PENAS KTNA XVII

Zen Seru! Info menarik nih buat kalian yang sering keluyuran malam di sekitaran area PENAS KTNA XVII Gorontalo. Pasalnya, beberapa SPBU sekarang sah menerapkan kebijakan operasional sampai satu kali dua…

Share this news

Slay! Dedikasi Tim FOX Hotel Gorontalo Sukses Bikin Tim Khusus Wapres Terpukau!

Zen Seru! FOX Hotel Gorontalo baru saja membuktikan kualitasnya dengan meraih apresiasi dari Tim Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia. Pasalnya, mereka sukses memberikan pelayanan super prima selama kunjungan kerja Bapak…

Share this news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *