‎Isu Sengketa Lahan Disentil di Rapat Evaluasi LKPJ, Langsung Disanggah Ketua

Zen Seru! Suasana rapat evaluasi LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 di Aula I Kantor DPRD Kota Gorontalo, Senin kemarin  (13/04/26) sempat tegang gara-gara satu isu sensitif: sengketa lahan. Pertanyaan dilempar, tapi langsung ditepis ketua rapat.

Semua bermula saat anggota pansus LKPJ, Arifin Miolo, angkat suara soal isu yang lagi ramai di masyarakat soal maraknya sengketa lahan di Kota Gorontalo.‎‎

Di tengah forum itu, Arifin mempertanyakan banyaknya aduan warga terkait administrasi penguasaan lahan yang masuk ke DPRD.

‎‎“Saya mempertanyakan terkait rapat dengar pendapat (RDP) yang diminta masyarakat, karena banyak surat masuk ke DPRD yang mengeluhkan soal sengketa lahan,” tegas Arifin.‎‎

Zen Seru, ini bukan isu kecil. Arifin bahkan mengungkap, jumlah laporan yang masuk terbilang signifikan, dan banyak warga meminta digelar rapat dengar pendapat (RDP).

‎‎“Lumayan banyak surat masuk. Bahkan ada lurah-lurah lama yang diduga ikut masuk dalam gugatan,” lanjutnya.‎‎

Tapi, belum sempat dapat jawaban dari pihak terkait, pertanyaan itu langsung dipotong.‎‎

Ketua Pansus LKPJ, Herman Haluti, dengan tegas menyanggah dan menganggap topik tersebut keluar dari jalur pembahasan.‎‎

“Hari ini kita hanya membahas evaluasi LKPJ tahun 2025. Untuk persoalan 2026, belum pas dibahas di sini,” ujar Herman.

‎‎Menurut Herman, forum ini punya batasan yang jelas. Fokusnya hanya evaluasi kinerja pemerintah tahun lalu, bukan isu yang berkembang di tahun berjalan.

‎‎Ia juga menegaskan, persoalan sengketa lahan tetap akan ditangani, tapi lewat jalur yang berbeda.

‎‎“Nanti kita koordinasikan ke Komisi I untuk ditindaklanjuti. Saya minta anggota fokus, jangan melebar,” tegasnya.

‎‎Zen Seru, di sinilah letak tarik-menariknya.‎‎Di satu sisi, isu sengketa lahan dinilai urgent karena menyangkut keresahan masyarakat. Tapi di sisi lain, forum resmi DPRD tetap harus berjalan sesuai agenda dan mekanisme.‎‎

Herman juga mengingatkan, DPRD punya banyak “panggung” untuk bahas masalah, mulai dari rapat komisi, RDP, sampai rapat konsultasi.‎‎

“Meskipun urgent, belum pas dibahas sekarang. Tapi pasti akan ditindaklanjuti agar tidak berlarut,” tutupnya.

‎‎Zen Seru, Pertanyaannya sekarang adalah, apakah isu sengketa lahan ini bakal benar-benar ditindaklanjuti, atau justru tenggelam di forum berikutnya?‎‎

Stay tuned terus, karena Goseru bakal update terus buat kamu yang pengen tahu apa langkah pemerintah kedepan.‎

Folow & Simak Podcast Kami di Spotify

Share this news

Related Posts

Siap-siap! KHM Gorontalo Gelar Hilyatul Muslimah Fest 2026

ZEN SERU! Kalian udah tahu, belum? Kalo Komunitas Hilyatul Muslimah (KHM) Gorontalo tengah menyiapkan Hilyatul Muslimah Fest 2026 dijadwalkan berlangsung bulan November mendatang.‎‎ Kalo belum, selamat! Kalian adalah orang pertama…

Share this news

Hadir di Milad SMKN 1 Gorontalo ke-71, Direktur PT Strano Project Apresiasi Kemitraan DUDI!

Zen Seru! Momen spesial lagi menyelimuti keluarga besar SMKN 1 Gorontalo nih. Sekolah hits ini resmi ngerayain puncak milad ke-71 dengan super meriah. Perayaan seru ini sukses digelar pada Senin,…

Share this news