Retribusi Pasar Sentral Dikeluhkan, Pemda Akan Lakukan Penyesuaian

Zen Seru! Drama kecemburuan sosial antara UMKM lama yang jualan di dalam Pasar Sentral dengan UMKM baru yang jualan malam di luar area pasar akhirnya nyampe juga ke telinga orang nomor satu di Kota Gorontalo. ‎

Sebelumnya, pedagang lama curhat soal retribusi yang tembus Rp1 jutaan di tengah pasar yang lagi sepi. Sementara itu, UMKM baru yang jualan malam kabarnya masih bebas retribusi. Kalaupun nanti diterapkan, cuma sekitar Rp10 ribu per malam alias Rp200 ribuan per bulan. ‎

Jomplang banget, kan?‎‎

Nah, menjawab keresahan itu, ditemui usai rapat paripurna di kantor DPRD Kota Gorontalo, Senin (23/02/26), Walikota Adhan Dambea bilang, kalo detail angka Rp1 juta lebih itu, baru ia tahu sekitar seminggu terakhir.‎‎

“Retribusi yang sekitar Rp1 juta lebih itu memang baru saya ketahui satu minggu lalu. Saya kira hanya Rp200 ribuan,” katanya.‎‎

Adhan menerangkan jika angka Rp1 juta lebih tersebut mencakup iuran listrik, air, dan kebersihan. Tapi tetap saja, kata Adhan, nggak semua pedagang sanggup bayar segitu, apalagi ekonomi lagi nggak baik-baik saja.‎‎

BACA BERITA SEBELUMNYA: Walikota Dianugerahi Gelar ‘Bapak UMKM’, Pedagang Keluhkan Biaya Retribusi Pasar

“Saya yakin tidak semuanya mampu. Kasihan para pengusaha, apalagi kondisi ekonomi saat ini,” ujarnya.‎‎

Pemkot, lanjut dia, siap review ulang aturan besaran retribusi. Salah satu opsi yang bakal dikaji adalah pemisahan biaya listrik dari retribusi, diganti sistem token yang diisi langsung sama pemilik lapak. Bahkan, jika dimungkinkan, akan ada pengurangan atau penghapusan beberapa komponen biaya.‎‎

“Tadi saya sudah katakan sama ketua Dewan, nanti kita kaji ulang Perda tentang retribusi ini. Jangan sampai kita mengejar pendapatan daerah lewat retribusi, tapi di sisi lain menyusahkan pelaku usaha. Itu tidak adil,” tegasnya.

‎‎“Artinya bagaimana pengusaha senang, Pemda juga senang. Untuk itu, menjawab harapan para pelaku usaha, kita akan lakukan penyesuaian,” ujarnya.‎‎

Sekarang publik tinggal nunggu realisasinya. Para pedagang lama berharap evaluasi ini bukan cuma wacana, tapi benar-benar direalisasikan.

Share this news

Related Posts

Vibe-nya Positif Banget! Ketika Para Bocil Masuk Dapur ASTON Gorontalo and… “Let Them Cook”

Zen Seru! ASTON Gorontalo Hotel & Convention Center baru saja sukses menggelar acara seru bertajuk “Junior Chef Cooking Class”. Agenda edukatif ini diadakan pada hari Jumat, 22 Mei 2026 yang…

Share this news

‎Pengusaha Kecil di Kota Gorontalo Dapat Suntikan Modal Rp3,5 Juta Dari Baznas

Zen Seru! Baznas Kota Gorontalo kembali menyalurkan dana zakat lewat program ekonomi produktif untuk pelaku Usaha Mikro Kecil atau UMK dan program Z-Mart, sekaligus mendistribusikan bantuan kemanusiaan berupa paket logistik…

Share this news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *