‎Sambut Hari Bhayangkara, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak‎‎

ZEN SERU! Di tengah banyaknya kabar yang bikin kepala penuh, ada satu cerita hangat dari Polda Gorontalo yang layak banget masuk daftar kabar baik hari ini. ‎‎

Sebanyak 20 anak penderita bibir sumbing akhirnya bisa mendapatkan kesempatan untuk tersenyum lebih percaya diri setelah menjalani operasi gratis yang digelar Polda Gorontalo bersama sejumlah mitra kemanusiaan.

‎‎Program sosial ini mulai berlangsung pada 17 hingga 18 Juni 2026 di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang.‎‎

Bukan sekadar operasi medis biasa, kegiatan ini menjadi harapan baru bagi puluhan anak dari berbagai daerah di Gorontalo yang selama ini harus hidup dengan keterbatasan akibat kondisi bibir sumbing.‎‎

Melalui kolaborasi antara Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Gorontalo, Rumah Sakit Bhayangkara, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) Cabang Sulawesi Selatan, serta dukungan dari Smile Train Indonesia, para pasien mendapatkan penanganan medis tanpa dipungut biaya.

‎‎Secara medis, operasi bibir sumbing bertujuan memperbaiki fungsi mulut, kemampuan berbicara, hingga proses makan dan tumbuh kembang anak. Namun dampaknya tidak berhenti sampai di sana.

‎‎Bagi banyak anak, kondisi bibir sumbing sering kali membuat mereka menjadi sasaran ejekan atau merasa minder saat berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Karena itu, operasi ini juga menjadi langkah untuk memulihkan rasa percaya diri mereka.‎‎

Kepala Biddokkes Polda Gorontalo, Kombes Pol dr. Mintarya Suryanto, M.M., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan penting.

‎‎”Secara estetika dan fungsi medis, kami ingin mengembalikan kondisi mereka ke fungsi semula. Kami berharap, setelah operasi ini, anak-anak bisa tumbuh dengan senyum baru, lebih percaya diri, dan tidak merasa minder lagi dalam kehidupan sosial mereka,” ujar Kombes Pol dr. Mintarya Suryanto.‎‎

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa keberhasilan operasi bukan hanya diukur dari hasil tindakan medis, tetapi juga dari perubahan kualitas hidup para pasien setelah kembali ke lingkungan sosial mereka.

‎‎Selain itu, tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan ini membuat Polda Gorontalo tidak ingin program tersebut berhenti sampai di sini. Mereka berkomitmen menjadikan operasi bibir sumbing gratis sebagai agenda rutin setiap peringatan Hari Bhayangkara pada tahun-tahun mendatang.‎‎

Artinya, semakin banyak anak yang berpotensi mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup lebih nyaman, sehat, dan percaya diri.‎

Folow & Simak Podcast Kami di Spotify

Share this news

Related Posts

‎Tersisa 4 Tahun, Apakah Ambisi Besar Pemda Kota Gorontalo Bersama Bappenas Bakal Tercapai?

OPINI | ZEN SERU, Coba bayangin. Tahun 2030 tinggal hitungan beberapa tahun lagi. Sementara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, ada satu target besar yang lagi dikejar bersama: menciptakan pembangunan yang…

Share this news

‎Volume Sampah Kota Gorontalo Meningkat, Wawali Indra Malah Bilang Begini!‎‎

ZEN SERU, Kalo ngomongin SDGs atau Sustainable Development Goals, banyak orang langsung mikir, “Wah, ini pasti bahasan pejabat dan akademisi yang ribet.” Tapi, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel punya…

Share this news