‎Meski Kalah Saing Dengan Marketplace, Walikota Tetap Gelar Pasar Senggol

Zen Seru! Di tengah gempuran pedagang online dan keluhan parkir mahal, pelaksanaan Pasar Senggol Ramadhan di pandang sinis warganet.

‎‎”Masih ada jo ini pasar senggol?” kira-kira begitu anggapan skeptis warga.‎‎

Menanggapi skeptisisme itu, Walikota Gorontalo, Adhan Dambea merespon dengan satu pesan tegas: “kita tetap kasih peluang dan kesempatan pada para pengusaha”.

Walikota akuin kalo persaingan dengan marketplace dan live shopping itu memang real. Tapi bukan alasan buat matikan denyut ekonomi rakyat kecil.‎‎

“Walaupun ada persaingan dengan pedagang online, pasar senggol tetap kita laksanakan. Kita beri kesempatan kepada pedagang untuk berjualan, terutama yang ingin memanfaatkan momentum Ramadan,” tegasnya dalam wawancara, Selasa (24/2/2026).‎‎

Pemkot nggak mau pelaku usaha offline kehilangan panggung. Ramadhan tetap jadi momentum emas buat pedagang pakaian, kuliner, sampai kebutuhan Lebaran.‎‎

Disinggung soal tarif lapak yang yang mahal, Adhan memastikan tahun ini nggak ada patokan kaku. Skemanya lebih fleksibel.‎‎ Pemkot  hanya menekankan transparansi dan kejujuran para pengusaha yang mau berjualan di senggol.‎‎

“Kami paham kondisi saat ini lagi sulit. Pemerintah juga nggak mau pelaku usaha tercekik biaya tempat,” kata Adhan.‎‎

“Makanya, skema pasar senggol nanti, kita tidak patok harga Rp1 juta, Rp2 juta. Tidak! Kita hanya minta kejujuran pedagang tentang kemampuan mereka,” kata Adhan.‎‎

Strateginya simpel tapi strategis: kasih ruang kompetitif buat pedagang offline tanpa beban retribusi tinggi.‎

Folow & Simak Podcast Kami di Spotify

Share this news

Related Posts

Wali Kota Gorontalo Rayakan Ultah Presiden Dengan Pesta Rakyat Dan Doa Lintas Agama

ZEN SERU! Kalo biasanya nih ya, ultah tokoh publik tuh cukup dirayain pakai ucapan di medsos atau sebar-sebar flyer ucapan selamat, beda nih ceritanya di Kota Gorontalo. Di kota Gorontalo,…

Share this news

Pakai Bus Buat Demo, Aparat Polda Samperin Rumah Kadishub

ZEN SERU! Ada kabar menarik lagi nih dibalik aksi solidaritas ribuan ASN dan masyarakat yang demo di Markas Polda Gorontalo, Rabu (14/10/2026). Gara-gara pake Bus pemerintah buat ke lokasi demo,…

Share this news