Zen Seru! Drama panas perihal Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 akhirnya meledak di DPRD.
Komisi IV resmi merilis rekomendasi Pencopotan jabatan Danial Ibrahim dari Posisi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Rekom ini dibacakan dalam konferensi pers yang digelar Selasa (25/112025).
Rekomendasi bernomor 160/DPRD.Kom IV/115/XI/2025 ini lahir sehari setelah RDP Komisi IV dengan Dispora Provinsi Gorontalo.

Foto: SS PDF Surat Rekomendasi DPRD Provinsi Gorontalo/Humas DPRD Provinsi Gorontalo
Intinya: Komisi IV mendukung penuh penyelenggaraan GHM. Tapi, beberapa kebijakan teknis yang diambil panitia, yang dipimpin langsung oleh Kepala Dispora, dinilai bikin suasana panas.
”Kegiatan Gorontalo Half Marathon 2025 yang awalnya semangat olahraga, malah jadi ajang politik yang bikin gaduh publik,” ungkap Ketua Komisi IV, Hamzah Muslimin.
Menurut Komisi IV, keputusan-keputusan terkait GHM diduga diambil tanpa koordinasi dengan pimpinan, sehingga membuat Gubernur dan Wakil Gubernur jadi sasaran kritik publik.
Suasana makin panas ketika Dispora dinilai tidak membangun komunikasi yang sehat dengan Pemda Kota sebagai lokasi pelaksanaan, sehingga menimbulkan pelarangan penggunaan fasilitas dari Walikota.
Bahkan, peserta GHM yang sudah bayar kontribusi pun ikut protes karena kebijakan panitia dianggap condong ke arah “pencitraan politik” pihak tertentu.

(Foto: Istimewa) Screenshot Postingan ulang akun FB SnackViral Gorontalo di akun Grup FB Quick Respon Polda Gorontalo.
Nggak berhenti di kisruh marathon, Komisi IV juga menyoroti masalah klasik: komunikasi Dispora yang dinilai tertutup dan kurang koordinatif.
Kata Hamzah, sepanjang 2025, Komisi IV sudah sering menggelar pertemuan, dari rapat formal sampai yang santai, demi membahas agenda kepemudaan. Namun, Kadispora Danial dinilai tidak koordinatif.
Menyikapi semua polemik tersebut, Komisi IV akhirnya mengambil langkah tegas. Setidaknya ada tiga rekomendasi utama yang dibacakan Hamzah:
Penonaktifan Kepala Dispora, Danial Ibrahim.
Komisi IV meminta Gubernur menonaktifkan Danial dari jabatannya dan menunjuk pelaksana tugas baru, sesuai ketentuan perundang-undangan.
Perbaikan Desain Medali GHM 2025.
Medali dengan tulisan nama Gusnar Ismail dinilai berpotensi memicu persoalan politik.
Komisi IV memberi dua opsi menambahkan nama Idah Syahidah untuk merepresentasikan kebersamaan Gubernur–Wakil Gubernur, atau sekalian menghapus nama tokoh dari medali untuk menghindari politisasi acara yang dibiayai peserta.
Dispora Diminta Lebih Terbuka dan Kolaboratif
Komisi IV menegaskan Dispora harus membangun komunikasi yang sehat dan kerja sama nyata dengan organisasi kepemudaan agar pembangunan pemuda di Gorontalo bisa berjalan positif.
Rekomendasi ini telah dikirim ke Gubernur melalui pimpinan DPRD. Saat ini, suratnya sedang diproses.






