Zen Seru! Kemarin, Kamis (26/11/2025), Puluhan penambang rakyat Suwawa seruduk kantor DPW Partai Nasdem, menuntut klarifikasi anggota DPRD Provinsi, Mikson Yapanto, atas pernyataannya yang dinilai melukai hati para penambang.
Gelombang amarah itu muncul setelah para penambang mendengar pernyataan Mikson yang dinilai meremehkan dan mengkerdilkan perjuangan mereka.
Selama ini, para penambang mengaku telah berjuang mati-matian menempuh jalur hukum demi dapatin legalitas dan pengakuan negara terhadap aktivitas mereka.
Nggak ngasih solusi atau jalan keluar, Mikson, yang katanya wakil rakyat malah justru mengkriminalisasi para penambang.
“Kami selama ini ikut prosedur hukum, Pak! Tapi sekarang pernyataan Bapak justru mengkhianati perjuangan kami,” tegas salah satu perwakilan penambang.
“Melihat situasi makin memanas, Mikson akhirnya memilih mengambil langkah cepat, minta maaf secara terbuka” ***
Mikson bilang kalo ucapannya sebelumnya hanyalah kesalahpahaman. Ia juga negasin bakal ngedukung para penambang dalam proses memperoleh IPR.
Permintaan maaf itu disaksikan langsung oleh Sekretaris DPW Nasdem Gorontalo, Ridwan Monoarfa, yang ikut memastikan dialog berjalan kondusif.
Syukurlah, situasi yang awalnya panas berhasil mereda berkat peran sejumlah tokoh yang hadir, salah satunya Iskandar Alaina, tokoh masyarakat Suwawa.
“Pak Mikson harus paham peran dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Sikap yang berubah-ubah bisa melukai aspirasi masyarakat,” ujar Iskandar.
Meski tensi sempat naik, para penambang akhirnya meninggalkan kantor Nasdem dengan damai.





