Soal Harga BBM Ecer, Wali Kota Warning Depot dan Pom Mini: AWAS!

ZEN SERU! Pemerintah Kota Gorontalo bakal menertibkan usaha Pom Mini yang jual BBM dengan harga ngadi-ngadi di tengah antrean motor-mobil yang mengular di sejumlah SPBU.

Peringatan ini disinggung Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Bhandayo Lo Yiladia, Senin (12/10/2026).

Soal distribusi dan stok BBM, diakui Wali Kota, basic-nya emang ranahnya pemerintah provinsi. Tapi kata dia, Pemkot juga nggak bisa pura-pura nggak liat. Soalnya ini juga menyangkut hajat hidup warga kota.

“Sebenarnya persoalan bahan bakar minyak (BBM) ini adalah tanggung jawab dari pemerintah provinsi. Akan tetapi tentu kita tidak bisa menutup mata. Karena ini berkaitan juga dengan kemaslahatan masyarakat Kota Gorontalo,” kata Wali Kota Adhan.

Sebagai langkah awal, ia meminta OPD terkait buat gercep datain satu-satu pelaku usaha Pom Mini di Kota Gorontalo, terus abis itu ngundang mereka buat diarahin sekaligus ngasih peringatan buat jual dengan harga standar, Rp12 ribu.

“kita akan coba tertibkan Pom Mini yang menjajakan bensin dengan harga tinggi yang ada di kawasan Kota Gorontalo,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, pemerintah, kata Wali Kota, bakal main cantik dulu dengan cara edukasi sebelum ngambil langkah tegas buat pelaku usaha yang masih ngeyel dan kepala batu.

“Jadi saya minta tolong di data para pelaku usaha Pom Mini, lalu diundang untuk diedukasi dan kita akan atur agar supaya tidak menyusahkan masyarakat. Kalau tetap ngeyel, kita tertibkan,” tegasnya.

Ketegasan Wali Kota ini adalah jawaban atas keluhan warga kota yang sekarang harus drama antre panjang cuma buat dapet BBM di sejumlah SPBU.

Kondisi ini otomatis dimanfaatin Pom Mini dengan menjajakan BBM bersubsidi dengan harga yang nggak ngotak.

Tercatat harga Pertalite eceran di beberapa titik Kota Gorontalo bahkan sempet tembus Rp19 ribu hingga Rp20 ribu buat ukuran 1,5 liter.

Tentu harga segitu bikin warga harus rogoh kocek lebih dalem cuma buat kebutuhan bensin harian.

Dan buat Wali Kota, persoalan ini bukan cuma soal stok ada atau nggak, tapi juga soal harga yang harus tetap masih masuk akal.

Apalagi buat pejuang rupiah yang hidupnya bergantung pada aktivitas di atas kendaraan. Kenaikan harga BBM ini, kata Wali Kota, jelas makin bikin pengeluaran harian warga makin boncos. Jadi nggak bisa didiemin!

Share this news
  • Related Posts

    Pemkot Gorontalo Serahkan Ranperda Perilaku Penyimpangan Seksual ke DPRD

    ‎‎Zen Seru! Ada aturan baru yang sedang disiapkan Pemerintah Kota Gorontalo. Bukan soal parkir, pajak, atau pembangunan jalan, melainkan terkait pencegahan dan penanggulangan perilaku penyimpangan seksual, atau yang lebih dikenal…

    Share this news

    ‎Demi Warga Kelurahan Tenda Bisa Tidur Nyenyak Tanpa Takut Longsor, Wali Kota Bangun Tanggul Penahan Longsor

    ‎ZEN SERU — Tinggal di kawasan yang dikelilingi perbukitan hijau emang kelihatan estetik banget. Tapi di balik pemandangannya yang manjain mata, ada tantangan besar yang harus dihadapi sama warga yang…

    Share this news