ZEN SERU — Tinggal di kawasan yang dikelilingi perbukitan hijau emang kelihatan estetik banget. Tapi di balik pemandangannya yang manjain mata, ada tantangan besar yang harus dihadapi sama warga yang tinggal di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Secara geografis, wilayah Kelurahan Tenda ini emang agak tricky dan kompleks banget. Posisinya berada di daerah muara yang diapit langsung sama pertemuan sungai dan laut, plus dikelilingi sama perbukitan yang tinggi.
Nah, karena jumlah penduduk makin padat dari tahun ke tahun, sebagian warga akhirnya terpaksa buat membangun tempat tinggal di kawasan lereng pegunungan.
Kondisi ini jelas menyimpan risiko yang gak main-main. Ancaman bencana tanah longsor sampai bebatuan yang tiba-tiba jatuh dari atas bukit selalu membayangi keselamatan warga di sana, apalagi kalau curah hujan lagi tinggi-tingginya.
Bikin nggak tenang banget, kan?
Paham banget sama kekhawatiran dan bahaya yang mengintai warganya, Pemerintah Kota Gorontalo nggak mau tinggal diam gitu aja. Sebagai langkah nyata buat memperkuat mitigasi bencana di kawasan yang rawan ini, Pemkot Gorontalo langsung gerak cepat membangun infrastruktur berupa tanggul penahan longsor di Kelurahan Tenda.
Komitmen ini ditunjukkan langsung sama Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Nggak cuma duduk manis menerima laporan di balik meja kerja, Pak Wali memilih buat turun langsung ke lapangan demi memantau progres pembangunan proyek tanggul tersebut pada Selasa (28/7/2026).
Bagi Adhan Dambea, agenda blusukan dan peninjauan langsung ini penting banget. Dia mau mastiin kalau pengerjaan di lapangan berjalan mulus, rapi, dan sesuai sama perencanaan awal.
“Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat,” ujar Adhan Dambea setelah selesai meninjau lokasi.
Ia juga menjelaskan kalau kondisi topografi di Kelurahan Tenda ini emang jadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Kalau nggak diantisipasi sejak dini, ancaman longsor maupun jatuhnya material bebatuan dari kawasan perbukitan bisa berakibat fatal buat keselamatan masyarakat yang tinggal di bawahnya.
“Nah, tanggul itu dibangun tujuannya adalah untuk menahan material longsor maupun bebatuan yang berpotensi jatuh ke rumah-rumah warga,” tambah Pak Adhan.
Bagi Pemkot Gorontalo, proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik biasa atau biar kelihatan kerja aja, ya. Ini adalah sebuah investasi keselamatan jangka panjang.
Karena bagi Wali Kota Adhan, nyawa dan keselamatan warganya adalah pertimbangan paling utama yang nggak bisa ditawar-tawar lagi dalam setiap program pembangunan daerah.
Di akhir kunjungannya, Wali Kota Adhan Dambea menaruh harapan besar agar pembangunan tanggul penahan longsor ini bisa segera dirampungkan dalam waktu dekat. Soalnya, semakin cepat proyek ini selesai, maka risiko bencana di kawasan permukiman warga, khususnya yang berada di lereng pegunungan Kelurahan Tenda, bisa diminimalisir sedini mungkin.






