OPINI | BUMDes: Pengurus Disuruh Jalan, Tapi Tak Diberi Bensin

Zen Seru! Sebuah kritik tajam terhadap penerapan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mencuat dari media sosial. Kritik itu datang dari salah satu anggota Karang Taruna Remaja Kecamatan Bulango Utara, Moh. Zulkifli Podongge.

Melalui akun Facebook pribadinya, ia mempertanyakan keadilan sistem BUMDes yang dinilai menuntut kerja keras tanpa kepastian kesejahteraan bagi para pengurusnya.

Bekerja, Tapi Hanya Relawan

Dalam tulisannya, Zulkifli menilai pemerintah hanya mendorong desa agar mandiri lewat Badan Usaha, tetapi lupa pada nasib pengelolanya.

“Bagaimana mungkin BUMDes bisa dikelola dengan baik jika para pengurusnya diperlakukan hanya sebagai relawan tanpa penghargaan yang layak?” tulisnya.

Menurutnya, BUMDes yang disebut sebagai tulang punggung ekonomi desa justru rapuh karena pengurusnya tidak memiliki gaji tetap.

“Apakah mungkin tulang punggung bisa tegak tanpa diberi tenaga dan nutrisi yang layak?” kritik Zulkifli dalam unggahannya.

Kerja Siang Malam, Tapi Tak Digaji

Zulkifli mengungkapkan, banyak pengurus usaha milik desa yang bekerja hampir tanpa batas waktu, bahkan mengorbankan tenaga dan keluarga demi kemajuan desa. Namun, kenyataannya mereka tidak mendapatkan upah.

“Mereka tidak digaji, seolah-olah kerja kerasnya tidak berharga. Sampai kapan pemerintah menutup mata terhadap ketidakadilan ini?” tegasnya.

‎Desak Regulasi yang Jelas

‎Ia mendesak agar pemerintah berani mengevaluasi sistem pengelolaan BUMDes. Menurutnya, kesejahteraan pengurus bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban negara.

“Berikan regulasi yang jelas tentang honorarium atau gaji tetap agar pengurus BUMDes bisa bekerja dengan motivasi tinggi dan profesional,” tulis Zulkifli, kritis.

Folow & Simak Podcast Kami di Spotify

Share this news

Related Posts

‎UMKM Bakal Jadi Juru Kunci: Walikota Pasang Target Ekonomi Kota Gorontalo Tembus 5,9 Persen di 2027‎‎

ZEN SERU — Walikota Gorontalo, Adhan Dambea, pasang target pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo di angka 5,8 sampai 5,9 persen pada 2027. Tapi yang bikin menarik, “pemain utama” buat ngejar target…

Share this news

Target APBD 2027: Pendapatan 1.03 T, Pengeluaran 1.08 T

‎Pemkot Gorontalo Mau Pinjam Rp105 Miliar Buat Kantor Baru, disaat yang sama, mereka juga pasang target pendapatan daerah Rp1 Triliun‎‎ ZEN SERU — Tahun 2027 nanti bakal jadi tahun yang…

Share this news