Zen Seru! Portugal sukses mengalahkan Kroasia dalam laga seru babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim saling menyerang tanpa henti. Namun, Goncalo Ramos menjadi pahlawan lewat sundulan di menit-menit akhir. Karena itu, Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar. Selanjutnya, mereka akan menghadapi rival sekawasan, Spanyol.
Dilansir Yahoo Sport meski menang, pertandingan juga diwarnai kontroversi. Gol penyeimbang Kroasia sempat tercipta. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena offside. Keputusan itu memicu perdebatan. Meski begitu, hasil akhirnya tetap berpihak kepada Portugal. Selain kemenangan, laga ini juga penuh makna emosional.
Tepat 3 Juli menjadi satu tahun wafatnya Diogo Jota. Seusai pertandingan, para pemain memberi penghormatan khusus. Mereka membentangkan jersey Portugal bernomor 21 milik Jota. Momen itu berlangsung setelah peluit panjang berbunyi. Suasana pun terasa haru di tengah euforia kemenangan.
Diogo Jota meninggal akibat kecelakaan mobil pada 3 Juli 2025. Saat itu usianya baru 28 tahun. Sebelumnya, ia membela Wolverhampton Wanderers dan Liverpool. Selain itu, Jota mencetak 14 gol bersama Timnas Portugal. Cristiano Ronaldo juga mengenakan jersey nomor 21 milik Jota. Sementara itu, Ruben Neves mengganti nomor punggungnya sebagai bentuk penghormatan.
Usai laga, Ronaldo mengaku Jota selalu ada dalam pikiran seluruh tim. Ia berkata, “Unbelievable. We knew it before the game. It was a so special moment. We speak today, our group, about that. The coincidence of life, it’s unbelievable. I was amazed because the situations of today, it means a lot to us. Not only because we won the game, but also the way.” Setelah pertandingan, Ronaldo juga mengunggah penghormatan untuk Jota di Instagram. Sebelumnya, ia terpilih sebagai Man of the Match berkat satu golnya.
Jota dan adiknya, Andre Silva, tewas dalam kecelakaan di Cernadilla, Spanyol. Mobil yang mereka tumpangi mengalami pecah ban saat menyalip kendaraan lain. Akibatnya, mobil keluar jalur lalu terbakar. Di sisi lain, Jota belum pernah tampil di Piala Dunia. Cedera betis membuatnya absen pada edisi 2022 di Qatar. Meski demikian, ia sempat bermain di Euro 2020 dan Euro 2024.






