ZEN SERU — Kalau belakangan ini cuaca Gorontalo terasa makin panas minta ampun, itu bukan cuma perasaan kamu aja, gengs!
Data BMKG Gorontalo mencatat wilayah Gorontalo sudah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) selama 50 hari berturut-turut. Yang bikin makin mengkhawatirkan, fenomena El Nino diprediksi bakal memperpanjang musim kemarau dalam beberapa bulan ke depan.
Salah satu dampak yang mulai dirasakan adalah pasokan air bersih mulai menipis.
Ini sebagaimana diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Kota Gorontalo, Hendri Ticoalu, dalam silaturahmi dan sosialisasi urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang di gelar di kelurahan Molosipat W, Senin (27/7/26) kemarin.
Hendri bilang kalo kapasitas sumber air baku dari Sungai Bone dan Sungai Bolango mulai mengalami penurunan. Bahkan, Direktur PDAM juga mengakui debit air turun cukup signifikan selama musim kemarau berlangsung.
“Artinya, kalau hujan masih tidak turun, distribusi air bersih ke masyarakat berpotensi ikut terdampak,” kata Hendri.
Makanya, pemerintah mulai ngingetin warga buat nggak boros pakai air. Mulai sekarang, penggunaan air di rumah diharapkan lebih bijak dan seperlunya aja. Buat mandi, masak, nyuci sampai kebutuhan rumah tangga lainnya, sebaiknya mulai diatur penggunaannya.
Nggak cuma itu, warga juga disarankan mulai nyiapin cadangan air bersih di rumah. Kalau punya tandon atau gentong air, sekarang mungkin saat yang tepat buat dipakai.
“Langkah sederhana ini bisa jadi penyelamat kalau sewaktu-waktu distribusi air PDAM berkurang atau debit air sumur warga ikut menurun,” tambah Hendri.
Ada satu hal yang juga sering disepelekan, yaitu kebocoran pipa air. Padahal, kebocoran kecil sekalipun bisa bikin banyak air terbuang percuma di tengah ancaman kemarau panjang seperti sekarang.
“Oleh sebab itu, kalau menemukan kebocoran pipa di lingkungan sekitar, kami harap warga segera melaporkannya supaya bisa cepat ditangani,” tandasnya.
Bukan cuma soal air bersih, musim kemarau juga bikin risiko kebakaran meningkat. Pemerintah mengaku intensitas laporan kebakaran di Kota Gorontalo belakangan ini mulai naik.
Karena itu, warga diimbau buat nggak sembarangan bakar sampah dan memastikan instalasi listrik di rumah tetap aman selama musim kemarau berlangsung.





