Walikota Dianugerahi Gelar ‘Bapak UMKM’, Pedagang Keluhkan Biaya Retribusi Pasar

Zen Seru! Rencana DPRD Kota Gorontalo yang mau ngasih gelar “Bapak UMKM” ke Walikota Adhan Dambea disambut suara kritis dari warganet. Bukan soal seremoni, tapi soal realita: retribusi petak di Pasar Sentral yang tembus Rp500 ribu.

Isu ini meledak setelah akun Facebook “Wartawan Gabut” nge-post rencana penganugerahan gelar tersebut yang kabarnya bakal digelar lewat Paripurna malam ini, Kamis (19/02/25) di kantor DPRD Kota Gorontalo.

Di kolom komentar, seorang pengguna bernama Iqbal Opa langsung lempar “komentar panas”.

“Semoga dengan dinobatkannya Pak Wali Kota sebagai Bapak UMKM, retribusi petak Pasar Sentral bisa diturunkan dari penetapan sekarang Rp500 ribu,” tulisnya.

“Pendekatannya harus menghidupkan UMKM, bukan menjadi beban yang tak pantas bagi pengguna petak,” tambah iqbal.

BACA JUGA: Legislator Provinsi Hamzah Idrus Rogoh Gaji Sendiri Buat Tambal Jalan Berlubang

Komentar itu bukan sekadar curhat. Iqbal secara terang-terangan mengaitkan gelar simbolik dengan kebijakan konkret. Buat dia dan sebagian warga, kalau memang mau disebut “Bapak UMKM”, ya kebijakannya juga harus pro-UMKM.

Kenapa Rp500 ribu jadi sorotan?

Di tengah daya beli masyarakat yang naik-turun, angka itu dinilai sebagian pedagang cukup berat. Apalagi buat pelaku usaha mikro yang margin-nya tipis. Retribusi yang tinggi dikhawatirkan malah bikin pedagang megap-megap sebelum sempat berkembang.

Secara fiskal, warganet menilai pendekatan pemerintah seharusnya bersifat stimulan, ngasih ruang tumbuh buat para pedagang pasar sentral, bukan justru ngasih tekanan tambahan.

Logikanya simpel: kalau mau ekosistem UMKM kuat, maka kebijakan retribusi harus mendorong produktivitas, bukan terkesan eksploitatif.

Rencananya, gelar “Bapak UMKM” untuk Adhan Dambea bakal diketok lewat sidang paripurna DPRD Kota Gorontalo malam ini.

Sekarang pertanyaannya: gelar ini bakal jadi simbol kosong, atau titik balik kebijakan yang benar-benar berpihak ke pelaku UMKM?

Folow & Simak Podcast Kami di Spotify

Share this news

Related Posts

Pesan Kadis Dikbud di HUT 74 Tahun SMPN 1 Gorontalo: Sekolah Harus Aman dari Bullying

ZEN SERU! Sekolah yang keren itu bukan cuma soal berapa banyak piala yang dipajang di lemari. Yang nggak kalah penting: apakah siswa merasa aman, dihargai, dan nyaman menjadi dirinya sendiri.‎‎…

Share this news

Awas! Bolos Agenda Pemkot, Siap-Siap TPP Dipotong 2 Persen

ZEN SERU! Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menyiapkan konsekuensi yang cukup berat buat pejabat dan ASN yang mangkir dari agenda Pemkot tanpa alasan yang jelas: TPP dipotong 2 persen! ‎‎Pejabat…

Share this news