ZEN SERU! Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan kembali hadir di Gorontalo untuk menghadiri acara puncak agenda PENAS KTNA XVII di Gorontalo.
Tanda-tanda kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu makin jelas setelah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tiba di Gorontalo pada hari ini, Senin (22/06/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalis Goseru, tim Paspampres tiba di Gorontalo akan mulai melakukan pemetaan titik-titik strategis yang akan menjadi pusat aktivitas Presiden selama berada di Gorontalo.
Bukan cuma Presiden, kabar lain yang juga mencuri perhatian adalah rencana kedatangan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang dijadwalkan tiba di Gorontalo pada Selasa, 23 Juni 2026. Kehadiran Mendagri diperkirakan akan menambah kuat nuansa nasional dalam agenda penutupan PENAS KTNA.
Nggak hanya Presiden dan sejumlah menteri, panggung PENAS KTNA XVII juga dipastikan bakal diramaikan oleh kehadiran para kepala daerah dari berbagai penjuru Indonesia. Salah satu nama yang sudah dipastikan hadir adalah Gubernur Maluku, Sherly Tjoanda, yang belakangan menjadi salah satu figur kepala daerah yang banyak diperbincangkan publik.
Menariknya, kehadiran Sherly ternyata merupakan aspirasi langsung dari masyarakat. Hal itu diungkapkan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat ditemui di Stand Gorontalo pada pameran teknologi PENAS KTNA XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Minggu malam (21/06/26).
“Banyak masyarakat yang minta ke kami untuk mengundang Ibu Sherly dan Bapak Dedi Mulyadi. Untuk Ibu Sherly, beliau sudah pegang tiket ke Gorontalo. Hanya Bapak Dedi Mulyadi, itu nanti asisten yang akan menghubungi, apakah bisa hadir atau tidak,” ungkap Gusnar.
Pernyataan tersebut langsung memantik perhatian peserta dan pengunjung. Pasalnya, selain Sherly Tjoanda, nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menjadi salah satu figur yang memiliki basis penggemar besar di kalangan masyarakat dan generasi muda melalui berbagai konten inspiratif yang kerap viral di media sosial.
Jika seluruh agenda berjalan sesuai rencana, maka penutupan PENAS KTNA XVII bukan sekadar menjadi acara seremonial nasional. Event ini berpotensi menjadi ajang berkumpulnya tokoh-tokoh nasional, menteri, kepala daerah, hingga publik figur yang selama ini banyak menjadi sorotan masyarakat.
Momen ini tentu menjadi bukti bahwa Gorontalo sedang berada di pusat perhatian nasional.
Dari arena pertanian dan teknologi, hingga panggung yang mempertemukan para pemimpin daerah dan pemerintah pusat, semuanya bermuara pada satu titik: PENAS KTNA XVII yang siap menutup rangkaiannya dengan gegap gempita.






