ZEN SERU! Setelah ngecek langsung sejumlah lokasi dan fasilitas pendukung, Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan persiapan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII Tahun 2026 udah hampir rampung 100 persen.
Kabar ini disampaikan langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dalam konferensi pers di Media Center PENAS XVII, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (17/6/2026).
“Tadi kami sudah keliling-keliling meninjau dan melihat langsung lokasi-lokasi serta fasilitas-fasilitas pelaksanaan. Secara garis besar, segala fasilitas pendukung pelaksanaan Pekan Nasional Tani dan Nelayan XVII hampir rampung atau selesai,” ungkap Gusnar.
Gubernur Gusnar juga memastiin kalo Gorontalo udah siap jadi tuan rumah event nasional yang bakal ngumpulin ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
“Untuk itu kami nyatakan bahwa Pekan Nasional Tani dan Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, kami pastikan siap dilaksanakan.”
Buat kalian yang belum familiar, PENAS adalah ajang nasional yang jadi tempat kumpulnya para petani, nelayan, pelaku usaha, penyuluh, hingga berbagai stakeholder sektor pangan dari seluruh penjuru Indonesia. Dan tahun ini Gorontalo resmi jadi tuan rumah pertama di Indonesia Timur bagian utara setelah Manado.
Menurut Wakil Ketua II Panitia Pusat PENAS XVII, Tedy Dirhamsyah, seluruh persiapan panitia saat ini tinggal menghitung hari menuju pelaksanaan.

(foto: ilam aliem) Wakil Ketua II Panitia Pusat PENAS XVII, Tedy Dirhamsyah dalam konferensi pers.
“Seperti yang dikatakan Bapak Gubernur bahwa pelaksanaan Pekan Nasional Tani dan Nelayan siap dilaksanakan. Ini pertama kali dilaksanakan di Indonesia Timur bagian utara setelah Manado. Jadi intinya semua persiapan panitia dalam pelaksanaan PENAS ini sudah siap,” jelas Tedy.
Kabarnya, sampai Rabu siang ini, sekitar 8.700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia tercatat sudah mendarat dan berada di Gorontalo.
“Sampai per hari ini, teman-teman peserta PENAS yang sudah masuk di Provinsi Gorontalo ini kurang lebih 8.700 orang sesuai data yang dicatat sekretariat. Jadi sebagian besar sudah masuk di Gorontalo,” kata Tedy.
Rencananya rangkaian kegiatan bakal dibuka dengan Rembuk Madya, lanjut ke Rembuk Utama, sebelum masuk ke acara pembukaan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026.
Nah, ada satu hal yang masih bikin publik penasaran. Siapa sih yang bakal membuka acara sebesar ini?
Panitia mengaku masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Opsi yang mengemuka saat ini adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atau Menteri Pertanian.
“Kami masih menunggu instruksi dari pusat apakah yang membuka adalah Wapres Gibran atau Menteri Pertanian. Mudah-mudahan hari ini sudah ada kepastian,” ungkap Tedy.
ZEN SERU! Jadi, jangan anggap PENAS XVII cuma acara formal biasa. Event ini adalah panggung besar yang nunjukkin kalau sektor pertanian dan perikanan Gorontalo makin adaptif, inovatif, dan siap menghadapi masa depan.






