ZEN SERU! Setelah seperempat abad berpisah, ratusan alumni Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kota Gorontalo Angkatan 2001 kembali dipertemukan dalam Reuni Perak yang digelar di Rumah Adat Dulohupa, Kota Gorontalo, Sabtu (27/06/26).
Momen ini menjadi penanda kuat bahwa jarak, waktu, dan kesibukan hidup nggak mampu memutus ikatan persahabatan yang telah terjalin sejak bangku sekolah.
Alumni yang hadir berasal dari berbagai daerah, termasuk para perantau yang secara khusus pulang ke Gorontalo hanya untuk mengikuti reuni 25 tahun kelulusan mereka.
Ketua Angkatan 2001, Taufan Ntobuo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan reuni. Terlebih, kegiatan ini sepenuhnya lahir dari semangat kebersamaan tanpa bergantung pada pihak lain (sponsor).
“Reuni ini terlaksana murni dari kebersamaan alumni. Ada yang berkontribusi dalam bentuk dana, makanan, tenaga, waktu, dan pikiran,” ujar Taufan.
”Namun, kontribusi yang paling berharga adalah kehadiran seluruh sahabat pada hari ini. Tanpa kehadiran teman-teman, reuni ini tidak akan memiliki makna,” lanjutnya.
Ia juga negasin kalo reuni bukan sekadar ajang melepas rindu, tetapi juga jadi momentum mempererat kembali silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring antar-sesama alumni yang selama ini terpisah dan tersebar di berbagai daerah.
Sepanjang kegiatan, suasana penuh kehangatan dan nostalgia mewarnai pertemuan para alumni. Beragam kisah perjalanan hidup, pengalaman karier, hingga kenangan semasa menempuh pendidikan di SMAN 1 Kota Gorontalo kembali menjadi perekat kebersamaan setelah 25 tahun berpisah.
Melalui Reuni Perak tersebut, IKA SMAN 1 Kota Gorontalo Angkatan 2001 berharap ikatan persaudaraan yang telah terbangun sejak masa sekolah dapat terus terjaga dan berkembang menjadi fondasi berbagai kegiatan positif pada masa mendatang.
Reuni ditutup dengan semangat yang dirangkum dalam satu pesan sederhana:
“25 Tahun Berlalu, Persahabatan Tetap Menyatu. Sampai Bertemu di Reuni Berikutnya”
(perwarta: Riska) **






