Zen Seru! Bukan cuma ngobrol soal pembangunan, kegiatan sosialisasi yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo di Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Senin (15/6/2026), juga menghadirkan momen haru. Di penghujung acara, santunan Jaminan Kematian (JKM) diserahkan kepada ahli waris, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini iurannya ditanggung pemerintah.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi itu menjadi ruang pertemuan antara warga dan berbagai instansi yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari TNI, Kepolisian, BPOM, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BNN, BPS hingga Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) hadir memberikan edukasi sesuai bidang masing-masing.
Wakil Walikota Gorontalo, Indra Gobel, menegaskan bahwa seluruh lembaga yang hadir merupakan mitra pemerintah dalam menjaga kesejahteraan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.
“Semua yang hadir ini adalah mitra kerja pemerintah kota untuk menjamin kesejahteraan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. Namun, program-program itu tidak akan berjalan optimal jika masyarakat tidak peduli dan tidak memahami informasi yang telah disampaikan,” ujar Indra Gobel di hadapan warga.
Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap berbagai layanan publik yang tersedia. Karena itu, Pemkot Gorontalo berkomitmen menyambangi seluruh kelurahan agar informasi penting tidak hanya berhenti di pusat kota.
“Pemerintah kota tidak akan berhenti sampai seluruh 50 kelurahan kami datangi untuk menyampaikan berbagai informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Puncak kegiatan berlangsung ketika Wakil Wali Kota Gorontalo mendampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanulang, menyerahkan secara simbolis manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhumah Tina Ahmad dan almarhum Ahmad Sandi Adam.
Keduanya merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang kepesertaannya dibiayai pemerintah. Penyerahan santunan tersebut menjadi bukti bahwa program perlindungan sosial tidak berhenti pada administrasi semata, tetapi benar-benar hadir ketika keluarga pekerja menghadapi risiko kehilangan.
Menutup kegiatan, Indra Gobel mengapresiasi warga Tuladenggi yang tetap mengikuti acara hingga selesai. Ia meyakini partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Kota Gorontalo yang aman, sejahtera, dan terus bertumbuh secara ekonomi.
“Insyaallah Kota Gorontalo akan lebih jaya, lebih berkah, lebih aman, dan lebih sejahtera. Itu tidak lepas dari kontribusi masyarakat yang terus mengawal serta menjalankan informasi dan program yang telah disampaikan para narasumber malam hari ini,” pungkasnya.






