‎Atasi Lambatnya Birokrasi Bencana, BAZNAS Kota Gorontalo Jadi Juru Selamat Lewat Dana Taktis Kemanusiaan

‎‎ZEN SERU! Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo membuktikan peran strategisnya sebagai motor penggerak utama dalam percepatan sistem tanggap darurat bencana di daerah. ‎‎

Melalui pemanfaatan dana taktis kemanusiaan yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Gorontalo sukses memangkas kebuntuan birokrasi penyaluran bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Senin (15/6/2026).‎‎

Hal ini mengindikasikan bahwa kehadiran BAZNAS Gorontalo merupakan solusi krusial di saat anggaran tanggap darurat pemerintah daerah masih harus melewati serangkaian proses administrasi dan pencairan teknis. ‎‎

“Sifat dana umat yang dikelola oleh BAZNAS sangat fleksibel, sehingga dapat langsung dikonversi menjadi bantuan riil saat masyarakat berada dalam kondisi paling mendesak,” ungkap ketua BAZNAS Kota Gorontalo, Husain Rauf.‎‎

Di saat anggaran darurat pemerintah masih harus melalui proses administrasi yang panjang, dana umat yang dikelola BAZNAS bisa langsung bergerak di lapangan. Inilah yang membuat bantuan lebih cepat sampai ke tangan masyarakat yang sedang tertimpa musibah. ‎‎

Husain Rauf menambahkan bahwa kecepatan respons ini merupakan perwujudan esensi utama dari pengelolaan dana umat. Menurutnya, BAZNAS harus menjadi institusi yang paling responsif dan tidak boleh kaku ketika berhadapan dengan urusan kemanusiaan.

‎‎”Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki (pembayar zakat) di BAZNAS Kota Gorontalo harus segera dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana seperti ini,” tegas Husain Rauf.‎‎

Lebih lanjut, BAZNAS Kota Gorontalo bersama pemerintah daerah juga telah menyusun skema pendampingan lanjutan pascabencana yang berfokus pada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

‎‎”Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang untuk mempercepat pemulihan kondisi mental, sosial, dan ketahanan ekonomi keluarga para korban kebakaran di Kelurahan Wumialo,” pungkasnya.

Folow & Simak Podcast Kami di Spotify

Share this news

Related Posts

Diduga Langgar UITE, Wali Kota Laporkan Akun Aweka Holand

ZEN SERU! Polemik soal bangunan eks-Rumah Jawatan Kantor Pos yang disebut-sebut sebagai cagar budaya kini masuk babak baru. Bukan lagi sekadar perang opini di media sosial, persoalan ini resmi dibawa…

Share this news

Dugaan Penipuan Sales Perumahan yang Viral: Owner Akui Ada Sistem yang Keliru, Sales Bakal Disanksi!

ZEN SERU! Bayangkan sudah hampir enam bulan menunggu rumah yang kamu kira bakal jadi tempat pulang. Administrasi sudah diurus, waktu dan tenaga sudah keluar, keluarga bahkan sudah dikasih tahu.‎‎ Tapi…

Share this news