Zen Seru! Timnas Inggris sukses buka laga perdana mereka di Piala Dunia dengan kemenangan manis. Skuad asuhan Thomas Tuchel ini berhasil numbangin Kroasia dalam pertandingan drama yang sengit banget di Dallas.
Secara permainan, lini serang Inggris emang kelihatan tajam tapi pertahanan mereka masih agak rapuh. Untungnya, mereka punya daya gedor yang kuat buat mengamankan poin penuh di Grup L.
Harry Kane berhasil buka keunggulan buat Inggris lewat titik penalti pada menit ke-12. Penalti ini didapat setelah Luka Modric melanggar Noni Madueke di kotak terlarang.
Sebenarnya tendangan pertama Kane sempat ditepis sama kiper Kroasia, Dominik Livakovic. Tapi, wasit minta diulang karena posisi kiper dianggap maju duluan sebelum bola ditendang.
Kroasia yang emang terkenal hobi menyulitkan lawan akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-36. Martin Baturina sukses melepaskan tendangan keras yang gagal dibendung sama Jordan Pickford.
Tapi bukan Harry Kane namanya kalau gak bisa diandalkan dalam situasi genting kayak gini. Tiga menit sebelum babak pertama selesai, dia bikin gol lagi lewat sundulan maut memanfaatkan umpan Declan Rice.
Gol ini bikin Kane sejajar sama Gary Lineker yang mengoleksi 10 gol di Piala Dunia. Secara total, ini jadi gol ke-81 Kane dari 115 penampilannya bareng timnas Inggris.
Jude Bellingham Jadi Pahlawan, Lini Belakang Inggris Masih PR
Sayangnya, lini belakang Inggris emang agak kurang fokus menjelang akhir babak pertama. Alhasil, Kroasia bisa menyamakan skor lagi lewat gol apik Petar Musa sesaat sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Jude Bellingham langsung unjuk gigi dan membuktikan kelayakannya jadi starter. Lewat aksi individu yang keren, dia sukses bawa Three Lions kembali memegang kendali permainan.
Marcus Rashford yang masuk sebagai pemain pengganti akhirnya mengunci kemenangan Inggris lima menit sebelum laga bubar. Gol tenangnya bikin Inggris makin pede buat menghadapi Ghana di pertandingan berikutnya di Boston.
Thomas Tuchel jelas merasa puas banget karena bisa memulai turnamen besar ini dengan sebuah kemenangan. Lagipula, tiga poin di laga awal itu penting banget buat mendongkrak mentalitas tim.
Meskipun menang, Tuchel pasti sadar kalau timnya masih punya banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan. Kemenangan ini emang layak mereka dapatkan, terutama berkat performa impresif pada babak kedua.
Lini serang Inggris bener-bener mengerikan, apalagi pas momen Bellingham mencetak gol krusial itu. Kroasia bahkan sempat terkurung habis-habisan karena dapet tekanan yang bertubi-tubi dari para pemain Inggris.
Harry Kane CS Lagi Gacor
Lewat performa apiknya, Kane kini mulai bersaing ketat buat berburu gelar sepatu emas alias Golden Boot. Dia bakal bersaing sama nama besar lain kayak Lionel Messi, Kylian Mbappe, hingga Erling Haaland.
Di sisi lain, Bellingham juga tampil sangat bertenaga dan menyempurnakan performanya lewat satu gol indah. Tapi tetap saja, sektor pertahanan bakal jadi fokus utama Tuchel buat segera diperbaiki ke depannya.
Sebab, dua gol Kroasia ke gawang Inggris kemarin sebenarnya bisa dihindari kalau bek mereka lebih sigap. Tapi bagaimanapun juga, hasil akhir dan tiga poin penuh adalah hal yang paling krusial buat sekarang.
Beralih ke tim lawan, Luka Modric sebenarnya punya sejarah yang sangat manis bareng Kroasia di Piala Dunia. Dia pernah bawa negaranya ke final tahun 2018 dan semifinal di Qatar empat tahun setelahnya.
Sayangnya, hari itu bukan jadi hari keberuntungan buat pemain yang udah berusia 40 tahun tersebut. Dia malah bikin pelanggaran fatal yang berujung penalti, lalu diganti pada menit ke-58 karena performanya menurun.
Meskipun begitu, Modric bakal tetap jadi motor serangan utama buat Kroasia di sisa laga fase grup. Sekarang, anak asuh Zlatko Dalic harus segera bangkit dari kekalahan pertama mereka ini tanpa banyak mengeluh.







